Wednesday, August 22, 2007

Open Source Software why not?

Komputer bukan hal yang baru pada hari ini, bahkan komputer sudah menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan. Pemerintah Kota Tangerang pun tidak terlepas dari komputer. Pekerjaan menyimpan data, mengetik, manipulasi gambar dilakukan dengan komputer. Tapi sadarkah kita tentang legalitas software yang kita gunakan?


Microsoft, dengan salah satu Operating System nya Windows XP telah mengisi sebagian besar komputer-komputer di Indonesia baik itu legal maupun ilegal. Seiring dengan dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta tentu saja membuat resah pengguna software bajakan/ilegal yang sudah terbiasa dengan software Microsoft dan software pendukung lainnya seperti Photoshop, Pagemaker dan sebagainya.


Ingin memakai produk yang asli, sebaiknya rogoh kocek dalam-dalam. Untuk spesifikasi Windows XP Pro SP2 dibandrol $ 144 dan Microsoft Office 2003 dibandrol sebesar $ 171, sehingga minimum untuk pembelanjaan software sebesar $ 315. Ingat harga ini hanya untuk 1 komputer (lisensi) untuk software belum termasuk hardware. Harga yang cukup lumayan besar untuk dapat menikmati komputer minimum secara legal. Bagaimana dengan software lainnya? Untuk Adobe Photoshop CS3 dibandrol seharga $ 655. Silahkan anda hitung biaya software untuk 100 komputer yang ada di Pemerintah Kota Tangerang. Harga yang cukup menguras APBD Kota Tangerang. (harga diambil dari www.softwareasli.com)


Tetapi jangan khawatir, banyak software-software open source alias gratis yang kemampuannya tidak kalah dengan produk yang berharga ratusan dolar dan tentu saja gratis. Apa sih Software Open Source itu? Software Open Source merupakan software yang berbasis pada kode-kode terbuka, dapat dimanfaatkan siapapun dan dikembangkan secara gratis.(Sumber: Kusmayanto Kadiman). Dan Linux merupakan salah satu software open source tersebut untuk kategori Operating System.


Apa itu Linux? Linux merupakan Operating System yang bebas. Bebas disini dalam artian bebas meng-copy, bebas menjual copy dari Linux, bebas memodifikasi dan mendistribusikannya kembali. Linux terdiri dari bermacam-macam distro seperti Slackware, Debian, Mandrake, SuSE, Turbo Linux, Trustix Red Hat. Dari sekian banyak distro, penulis mencoba menginstall Ubuntu 7.0.4 yang merupakan varian dari distro Debian di komputer kantor.


Setelah diinstall, penulis menemukan bermacam-macam software gratis yang sudah termasuk di dalam paket Ubuntu 7.0.4. Untuk mengetik, sudah disediakan OpenOffice, untuk manipulasi gambar ada GIMP, chating ada GAIM. Kemampuannya tidak kalah dengan software versi Windows dan tentunya bebas virus dan gratis. Untuk keperluan kantor yang mayoritas komputer digunakan untuk mengetik, Ubuntu 7.0.4 bisa menjadi referensi.


Anda ingin mempunyai aplikasi seperti pagemaker di linux cukup install scribus